Rabu, 06 April 2011

Cara Mengatasi Insomnia dan Mengenal Lebih Baik


Insomnia dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang mana seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Rata rata setiap orang pernah mengalami insomnia sekali dalam hidupnya. Bahkan ada yang lebih ekstrim menyebutkan 30 – 50% populasi mengalami insomnia.
Insomnia dapat menyerang semua golongan usia. Meskipun demikian, angka kejadian insomnia akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini mungkin disebabkan oleh stress yang sering menghinggapi orang yang berusia lebih tua. Disamping itu, perempuan dikatakan lebih sering menderita insomnia bila dibandingkan laki laki.
Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi serangan insomnia.
  1. Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan anda menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.
  2. Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur anda.
  3. Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.
  4. Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi. alkohol dan rokok. Minuman ini akan menyebabkan anda terjaga yang tentu saja tidak anda perlukan bila anda ingin tidur.
  5. Makananlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur, bila tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat.
  6. Mandilah dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.
  7. Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur.
  8. Gunakanlah tempat tidur anda khusus untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.
  9. Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernafasan, meditasi dan lain lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh sehingga tubuh anda menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.
  10. Jernihkan pikiran anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran anda. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran anda lewat media blog.
  11. Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur anda selanjutnya.
Demikianlah tips mengurangi masalah tidur anda. Selalulah ingat bahwa tidur merupakan kebutuhan pokok tubuh untuk pertumbuhan dan memperbaiki fungsi organ yang terganggu. Insomnia bukan merupakan penyakit bawaan dan dengan demikian tentu akan mudah disembuhkan.
Jika dengan langkah diatas anda masih merasa gagal mengatasi masalah tidur, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mencari jalan keluar.

Tanda-tanda Anak Mulai Puber

Kompas.com - Pubertas atau puber merupakan masa peralihan dari anak menjadi dewasa dikaitkan dengan kematangan seksual. Anak-anak yang menginjak usia pubertas biasanya akan mengalami perubahan pada bentuk dan ukuran tubuhnya.
Menstruasi pada anak perempuan bukan awal pubertas, tapi akhir dari pubertas
Masa awal pubertas bervariasi antara anak yang satu dengan yang lainnya, pada anak perempuan dimulai di usia 8-14 tahun dan pada anak laki-laki dimulai antara usia 12-16 tahun. Pada masa ini, pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat.
Pubertas muncul karena tubuh mulai memproduksi hormon-hormon seksual, sehingga alat reproduksi telah berfungsi dan tubuh pun mengalami perubahan.
Menurut dr.Aditya Suryansyah, Sp.A, penulis buku Panik Saat Puber? Say No, masa awal pubertas dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti etnis, keadaan sosial, aktivitas, gizi dan juga ada tidaknya penyakit yang diderita.
"Anak-anak yang hidup di perkotaan biasanya puber lebih cepat dibanding yang tinggal di pedesaan. Faktor gizi dan aktivitas anak juga berpengaruh, misalnya anak yang aktivitas fisiknya tinggi seperti para atlet biasanya pubertasnya agak terlambat," katanya.
Pada anak perempuan, awal pubertas diawali dengan perubahan pada payudara yang terlihat mulai membesar dengan aerola yang melebar. Remaja putri yang mulai puber biasanya tampak lebih besar secara fisik dibanding anak lain yang sebaya.
Dua tahun setelah dimulainya proses perubahan pada payudara, anak akan mengalami menstruasi. "Menstruasi pada anak perempuan bukan awal pubertas, tapi akhir dari pubertas. Setelah mens organ reproduksi anak sudah bisa berfungsi yang berarti anak sudah bisa hamil meski secara psikologis belum siap," kata dr.Adit.
Sementara itu pada anak laki-laki, pubertas diawali dengan pembesaran testis, pertumbuhan penis, tumbuhnya rambut pubis serta perubahan suara. Mimpi basah pada anak laki-laki biasanya terjadi dua tahun setelah proses pubertas.
Selama masa pubertas, tubuh sangat giat menghasilkan hormon pertumbuhan. Kegiatan hormon ini menghasilkan minyak yang menutupi pori-pori dan bercampur dengan bakteri yang kemudian menyebabkan jerawat. Keadaan ini bisa berlangsung beberapa tahun selama masa remaja.
Walaupun pubertas adalah proses yang alamiah, tapi tidak semua remaja dan orangtua siap menghadapi fase ini. "Banyak yang merasa panik karena tidak mengerti dengan perubahan yang dialaminya, di lain pihak anak juga bingung harus mengadu kepada siapa karena malu bertanya pada orangtuanya," katanya.
Karenan kurang lancarnya komunikasi antara anak dan orangtua, kebanyakan remaja mencari informasi dari teman sebanyanya. Padahal, informasi tersebut seringkali keliru. Louisa Maspaitella, M.Psi, psikolog, menyarankan agar orangtua memantau tanda-tanda pubertas pada anak.
"Orangtua sebaiknya membekali diri dengan informasi sehingga bisa memberi penjelasan yang benar pada anak seputar masalah pubertas. Jangan malah menakut-nakuti atau menutupi karena merasa tabu berbicara mengenai seks pada anak," katanya.

Cara Aman Memutikan Gigi

Jakarta - Gigi putih cemerlang menjadi idaman yang membuat seseorang terlihat menarik saat tersenyum sehingga bisa meningkatkan kepercayaan diri. Segala cara dilakukan untuk bikin gigi putih termasuk melakukan pemutihan (bleaching) gigi. Amankan proses bleaching itu?

"Proses memutihkan gigi atau bleaching bisa dibilang aman tapi bisa juga dibilang tidak aman, ini tergantung dari bahan dan dosis yang digunakan. Jika menggunakan peroksida umumnya bisa menyebabkan gigi menjadi rusak," ujar drg Armasastra Bahar, PhD, saat dihubungi detikHealth, Rabu (24/3/2010).

Bleaching gigi biasanya dilakukan untuk menghilangkan warna gigi yang kuning atau kusam akibat sisa-sisa makanan seperti kopi, coklat, rokok, obat atau ada juga yang warnanya berubah karena terjadi perubahan struktur di dalam gigi.

drg Armasastra menuturkan bleaching gigi bisa saja dilakukan jika warnanya memang sudah sangat mengganggu dan dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang. Tapi menurutnya gigi yang berwarna gading lebih baik dibandingkan dengan gigi putih, karena gigi yang terlalu putih menunjukkan struktur yang kurang kuat.

"Jika warna gigi berubah akibat sisa-sisa makanan maka bisa dihilangkan dengan perawatan ke dokter gigi dan tidak perlu di bleaching, tapi jika perubahan akibat intrinsik atau faktor dari dalam struktur gigi tersebut maka kondisi ini tidak bisa dihilangkan," ujar dokter yang juga anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) seperti dikutip dari detikHealth.

drg Armasastra menjelaskan selama ini ada dua cara yang dilakukan untuk memutihkan gigi (bleaching) yaitu:

1. Membuat lapisan tipis pada gigi dengan menggunakan bahan tertentu.
Tapi ini biasanya hanya bertahan beberapa bulan saja lalu warna gigi akan kembali seperti semula dan proses ini membuat seseorang harus mengulanginya lagi.

2. Teknik bleaching dengan menggunakan bahan yang dapat mengubah warna gigi dari dalam atau mengubah struktur giginya, dan proses ini bisa berbahaya karena dapat mempengaruhi struktur gigi secara keseluruhan.

"Menurut saya gigi yang bersih dan sehat jauh lebih bagus dibandingkan dengan gigi yang putih, jadi sebaiknya rawatlah gigi dengan menggosok gigi secara teratur dan benar serta menggunakan sikat dan pasta gigi yang tepat," ujar dokter dari FKG UI ini.

Selain itu hindari menyikat gigi langsung setelah makan, karena saat habis makan kadar pH dalam mulut berubah dan menyikat gigi bisa menyebabkan lapisan email gigi menipis. Sebaiknya tunggulah selama 30 menit setelah makan, baru menyikat gigi. Agar semakin sehat, gunakan pasta gigi yang mengandng flouride karena bisa memperkuat struktur gigi dan mencegah gigi menjadi berlubang.

Sumber:
http://www.wolipop.com/read/2011/03/24/143129/1600431/1135/cara-aman-memutihkan-gigi

Cara Tes Jantung Sehat atau Tidak

Untuk mengetahui kerja jantung masih bagus atau tidak, peneliti punya tips mudah yaitu cukup denganmenyentuh ujung jari kaki. Jika tubuh Anda masih fleksibel untuk meraih jari kaki, berarti jantung Anda masih cukup sehat.
Test Jantung Sehat

Dalam jurnal Heart and Circulatory Physiology disebutkan bahwa dengan mengetes salah satu elemen tubuh (jari kaki), seseorang bisa tahu jantungnya masih sehat atau tidak, bahkan di tengah-tengah liburan sekalipun.
Caranya mudah, cukup dengan duduk di lantai dengan kaki diluruskan ke depan dan jari kaki mengarah ke atas. Setelah itu cobalah menjangkau dan menyentuh ujung jari kaki dengan tangan. Jika Anda cukup fleksibel untuk menyentuh jari kaki artinya jantung Anda masih sehat dan fleksibel juga.
Dalam studinya, peneliti dari University of North Texas dan beberapa peneliti Jepang merekrut 526 partisipan antara umur 20 hingga 83 tahun. Partisipan kemudian mengikuti tes fleksibilitas tubuh sambil diukur tekanan darah, pembuluh arteri dan aktivitas jantungnya.
Hasilnya, peneliti menemukan korelasi antara tubuh yang tidak fleksibel dengan pembuluh arteri yang tidak fleksibel, terutama pada partisipan di atas umur 40 tahun.
Mereka yang gagal dalam tes fleksibilitas tubuh dan gagal mencapai ujung jari kaki ternyata memiliki pembuluh darah yang kaku, dan artinya kemampuan jantung menjadi kurang baik, efisien dan risiko penyakit jantung pun meningkat.
Peneliti Jepang Dr Yamamoto mengatakan, meski teori antara hubungan otot punggung dan kaki dengan otot di dekat jantung masih samar-samar, tapi dengan adanya studi ini cukup membantu.
Kekakuan otot punggung, kaki dan pembuluh jantung yang saling berhubungan tersebut dikarenakan komposisi kolagennya yang sama.
“Jika Anda bisa menyentuh jari kaki saat duduk lurus, jantung Anda berarti masih cukup baik. Tapi jika tidak bisa, mungkin Anda perlu mendatangi kardiolog,” ujar Dr Yamamoto, seorang peneliti Jepang seperti dikutip dari New York Times.
Namun Yamamoto menyebutkan tidak selamanya otot kaku adalah pertanda penyakit jantung, hanya mungkin jantungnya kurang fit dan sehat saja dari yang seharusnya.

Rabu, 16 Maret 2011

Tips Bila Terjadi Radiasi Nuklir

Ini Dia Tips Bila Terjadi Radiasi NuklirSituasi di reaktor nuklir Fukushima, Jepang, masih tak menentu. Kini hampir tiap hari ada ledakan baru dari reaktor tersebut. Perdana Menteri Jepang Naoko Kan mengkhawatirkan ledakan terus menerus akan membocorkan cairan nuklir dengan kadar radioaktif tinggi yang bisa mencemari warga sekitar.
Jumlah pancaran radiasi Fukushima berkisar pada 400mSv setiap jam. Namun kekuatan pancaran menurun sesudah siang hari, demikian kata para pejabat pemerintah Jepang.MiliSievert (mSv) adalah istilah resmi bagi satuan pancaran radioaktif yang bisa membahayakan kesehatan. Pancaran normal yang diterima seseorang berkisar antara 3 mSv setiap tahunnya, dengan tambahan yang masih bisa ditolerir sebanyak 1 mSv setiap tahun.

Para karyawan di pusat nuklir Fukushima yang saat ini berupaya sekuat tenaga mencegah kerusakan yang lebih besar lagi, menghadapi resiko kesehatan besar.

Pancaran radioaktif dalam dosis rendah akan menyebabkan iritasi pada kulit. Sedangkan pancaran ekstrim bisa menyebabkan kanker dan kematian. Apabila terjadi kecelakaan di mana lepas pancaran radioaktif, maka sejumlah langkah dasar perlu diberlakukan.
Sedangkan langkah-langkah tambahan, seperti evakuasi, tergantung pada jarak serta keparahan bencana. Yang penting pantau dan ikuti petunjuk dari pemancar radio bencana serta dinas kesehatan.
Berikut sejumlah tips mengatasi radiasi nuklir:- Tutup semua jendela dan pintu
- Tutup semua fasilitas yang bisa membawa udara dari luar seperti penyejuk ruangan (airco) atau lubang ventilasi.
- Tinggal di kamar yang tidak berjendela atau ruang bawah tanah adalah yang paling aman
- Jangan lupa bawa senter, radio atau televisi dengan baterai, kotak kesehatan, makanan dan air (kemasan atau kaleng), serta obat-obatan
- Jangan keluarkan binatang piaraan (tinggal di dalam)
- Jemur pakaian di dalam
- Pantau situasi dengan mendengarkan pemancar televisi atau radio bencana (lokal)

Tablet yodiumPusat nuklir Fukushima sejauh ini hanya memancarkan radioaktif yodium-131 dan cesium-137. Pemerintah Jepang mempertimbangkan tablet yodium untuk dibagikan kepada warga di daerah bencana. Ini untuk melindungi kelenjar gondok. Meminum tablet yodium akan bisa melindungi kelenjar gondok sehingga organ ini tidak akan mampu lagi menyerap radioaktif.

Tablet yodium sangat efektif apabila diminum sebelum atau beberapa jam sesudah terkena radiasi. Tablet ini memberi perlindungan selama kira-kira 24 jam. Untuk cesium-137, tidak ada pelindungnya. Apabila kerusakan parah terjadi pada kamar reaktor atau kolam pendingin untuk bahan bakar nuklir yang sudah terpakai, maka kemungkinan zat uranium dan plutonium bisa terlepas. Tapi sejauh ini, hal itu belum terjadi


Sumber : http://menujuhijau.blogspot.com/2011/03/ini-dia-tips-bila-terjadi-radiasi.html#ixzz1GpLG1Pz1

Selasa, 15 Maret 2011

Buah Yang Dianjurkan Bagi Penderita Diabetes


Seorang penderita diabetes harus menjaga betul makananya, termasuk dengan buah-buahan yang menis. Tapi sebenarnya ada buah-buahan yang boleh dikonsumsi seorang pengidap diabetes.
Seorang diabetes tidak boleh mengkonsumsi sembarangan makanan terutama yang banyak mengandung glukosa, Karenanya diperlukan kontrol yang ketat untuk mencegah dampak jahat yang mungkin timbul.
Di bawah ini adalah buah-buahan yang aman untuk dikonsumsi penderita diabetes seperti yang dikutip Livestrong:
1. Apel
Glycemic Edge melaporkan bahwa pektin, yaitu senyawa yang ditemukan pada kulit dalam dan daging apel, efektif dapat membantu mengobati diabetes. Senyawa ini membantu detoksifikasi tubuh dan mengurangi kebutuhan insulin tubuh sekitar 35 persen. Makan buah apel yang memiliki indeks glikemik 40 juga dapat membantu meningkatkan pengaturan tingkat gula darah.
George Mateljan Foundation untuk World’s Healthiest Foods mengutip sebuah studi penelitian yang diterbitkan dalamJournal of Medicinal Food edisi September 2010, menunjukkan enzim dalam apel mempengaruhi pencernaan karbohidrat, yang mengurangi penyerapan glukosa dalam saluran pencernaan dan merangsang pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin. Kondisi ini akan membantu Anda lebih menyeimbangkan kadar gula darah.

2. StroberiStroberi memainkan peranan dalam diet orang yang menderita diabetes. American Diabetes Association menyebut buah berry termasuk stroberi sebagai ‘super food’ karena memiliki indeks glikemik rendah, yaitu 40 untuk 120 g stroberi.
Stroberi juga mengandung banyak serat, nutrisi dan antioksidan. Makan stroberi juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, risiko yang serius bagi penderita diabetes.

3. Jeruk Bali (Grapefruit)Jeruk Bali memiliki indeks glikemik 25 per 120 gram, ini bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin, suatu fitur penting karena insulin membantu melepaskan gula ke dalam aliran darah dan secara langsung berdampak pada kadar gula darah.
Jeruk Bali meningkatkan cadangan alkali dalam darah, yang dapat melawan tingkat keasaman diabetes pada penderita diabetes.

4. AlpukatAlpukat efektif dalam mengurangi kolesterol pada orang dengan diabetes dengan mempertahankan tingkat trigliserida dalam darah, menurut William Castelli dalam buku Cholesterol Cures.
Alpukat yang rendah karbohidrat dan mengandung lemak sehat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada wanita dan orang yang sudah memiliki risiko tinggi. Tingginya kadar vitamin E dalam alpukat juga meningkatkan aksi insulin dengan menghambat pengikatan glukosa menjadi lipoprotein low density.
Sumberhttp://tipsehat.net/buah-yang-dianjurkan-bagi-penderita-diabetes/